Cegah Karhutla dan Kekeringan, Pemkab Bintan Perkuat Koordinasi

Bintan, Kepri, Peristiwa516 Dilihat

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Bintan di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Senin (31/8/2026).

Rapat koordinasi ini menjadi langkah Pemkab Bintan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang dapat meningkat seiring kondisi cuaca serta keterbatasan ketersediaan air.

banner 728x90

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ketua DPRD Kabupaten Bintan, serta sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait yang memiliki peran dalam pencegahan, penanganan dan penanggulangan Karhutla maupun kekeringan.

Baca Juga :  Tingkatkan Keselamatan Warga, Bupati Roby Komit Dongkrak Anggaran Lampu Jalan di Bintan

Dalam arahannya, Bupati Bintan menekankan agar upaya pencegahan dilakukan sejak dini. Menurutnya, penanganan bencana tidak boleh baru dilakukan setelah kejadian berlangsung.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan dan memastikan kesiapsiagaan. Jangan sampai ketika kejadian sudah terjadi, kita baru bergerak. Semua pihak harus memahami perannya masing-masing,” ujar Bupati.

Selain ancaman Karhutla, kondisi kekeringan juga menjadi perhatian Pemkab Bintan. Pemerintah daerah perlu mengantisipasi kemungkinan berkurangnya ketersediaan air, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan kekeringan.

Baca Juga :  Dua Bulan Berjalan, Sistem WFH ASN Pemkab Bintan Pangkas Biaya Operasional hingga Rp 138 Juta

Bupati meminta seluruh perangkat daerah dan unsur terkait meningkatkan pemantauan di titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran maupun kekeringan.

Komunikasi dan sistem pelaporan juga diminta diperkuat agar setiap indikasi kejadian dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Selain itu, kesiapan personel, sarana dan prasarana juga harus dipastikan sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi Karhutla maupun kondisi kekeringan.

Bupati menegaskan, penanganan potensi bencana tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan keterlibatan aparat, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Pastikan Mudik Aman, Bupati Roby dan FKPD Bintan Sidak Kesiapan Pos Pelayanan Lebaran

“Kolaborasi menjadi kunci. Kita ingin seluruh potensi yang ada bisa bergerak bersama, sehingga apabila ada indikasi kebakaran atau kekeringan, responsnya dapat dilakukan secepat mungkin,” tambahnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Bintan menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pencegahan dan kesiapsiagaan bencana.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal di tengah berbagai kemungkinan yang ditimbulkan oleh perubahan kondisi cuaca dan lingkungan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *