Polres Bintan Hadirkan Tausiah bagi Tahanan, Jadikan Masa Penahanan Momentum Memperbaiki Diri

Bintan, Kepri, Peristiwa253 Dilihat

Bintan – Menjalani proses hukum tidak menutup kesempatan bagi seseorang untuk memperbaiki diri. Semangat tersebut diwujudkan Polres Bintan melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bagi para tahanan di Rutan Polres Bintan, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bina Hati, Wujudkan Perubahan” tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polres Bintan dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada para tahanan selama menjalani masa penahanan.

banner 728x90

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menghadirkan Ustadz Farhan Al Mujahid, S.Sos. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan tausiah berjudul “Perjalanan Hidup Manusia” yang diikuti 10 tahanan beragama Islam.

Baca Juga :  Warga Sei Lekop dan Gunung Lengkuas Siap-siap, Pemekaran Kecamatan Baru di Bintan Timur Mulai Dibahas, Target Rampung 2028

Para tahanan mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi KBO Satresnarkoba Polres Bintan Iptu Muslimin, personel Satresnarkoba serta personel Sat Tahti Polres Bintan.

Dalam tausiah yang disampaikan, para tahanan diajak untuk kembali melihat perjalanan hidup yang telah dilalui dan mengambil pelajaran dari berbagai kesalahan yang pernah dilakukan.

Masa penahanan juga diarahkan untuk tidak hanya dimaknai sebagai proses mempertanggungjawabkan perbuatan secara hukum, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Suasana pembinaan berlangsung khidmat. Para tahanan diberikan motivasi agar tidak terus larut dalam penyesalan, melainkan menjadikan kesalahan sebagai pembelajaran dan kesempatan untuk melakukan perubahan.

Baca Juga :  Pascakebakaran Mes SDN 003 Bintan Timur, Polres Bintan Beri Bantuan kepada Korban

Melalui kegiatan Binrohtal tersebut, Polres Bintan berupaya menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, moral dan akhlak kepada para tahanan. Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin sekaligus membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.

Semangat “Bina Hati, Wujudkan Perubahan” menjadi bagian dari upaya Polres Bintan menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada proses hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.

Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga memberikan ruang bagi para tahanan untuk merenungkan kesalahan, memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  Kagumi Potensi Pulau Penyengat, Menteri Bappenas Sebut Kepri Bisa Jadi Contoh 'Ekonomi Oranye' Nasional

Polres Bintan pun berkomitmen untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas, termasuk dalam memberikan pembinaan kepada para tahanan.

Sebab, di balik setiap proses hukum, terdapat harapan agar seseorang dapat belajar dari masa lalu, memperbaiki diri dan nantinya kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan yang positif. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *