Renovasi Masjid Raya Nur Ilahi Dompak Telan Rp15,9 Miliar, Wagub Nyanyang Soroti Kualitas Pekerjaan

Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tengah melakukan renovasi Masjid Raya Nur Ilahi di Pulau Dompak, Tanjungpinang. Proyek yang bersumber dari APBD Kepri 2026 tersebut memiliki nilai kontrak hampir Rp16 miliar.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura meninjau langsung proses renovasi Masjid Raya Nur Ilahi, Rabu (2/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai desain dan rencana yang telah ditetapkan.

banner 728x90

Dalam kunjungan tersebut, Nyanyang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Rodi Yantari.

Renovasi Masjid Raya Nur Ilahi memiliki nilai kontrak sebesar Rp15.969.875.000 dengan masa pengerjaan selama 195 hari kalender, terhitung sejak 19 Juni 2026.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Resmi Tutup KURMA 2026, Puji Keberhasilan Ekonomi Gubernur Ansar

Sejumlah bagian masjid menjadi sasaran renovasi. Pekerjaan di antaranya meliputi pengecatan dinding bagian luar dan menara masjid yang sebelumnya berwarna biru menjadi hijau dan kuning.

Selain itu, pelataran masjid akan dilengkapi kanopi untuk memberikan suasana yang lebih teduh sekaligus melindungi masyarakat dari hujan. Bagian atap dan kubah masjid juga mendapatkan perbaikan melalui pelapisan menggunakan enamel.

Saat melihat langsung bagian-bagian yang sedang dikerjakan, Nyanyang meminta pengawasan proyek dilakukan secara optimal. Ia menegaskan kualitas pekerjaan dan material yang digunakan harus sesuai dengan spesifikasi serta ketentuan dalam kontrak.

Baca Juga :  Pimpin HKTI Kepri 2026-2031, Nyanyang Haris Siap Perkuat Ketahanan Pangan Kepulauan

“Kita ingin pengerjaan ini benar-benar sesuai dengan desain dan rencana awal. Kualitas bahan dan material juga harus dipastikan sesuai kontrak, sehingga hasil renovasi dapat bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar Nyanyang.

Menurut Nyanyang, Masjid Raya Nur Ilahi memiliki posisi penting karena bukan hanya menjadi tempat ibadah masyarakat, tetapi juga merupakan salah satu ikon Pulau Dompak.

Karena itu, ia berharap proses renovasi dapat menghasilkan bangunan masjid yang semakin representatif dan nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Baca Juga :  Polres Bintan Bekuk Pasutri Siri Lansia, Simpan 37,82 Gram Sabu dalam Tutup Termos

“Kita ingin Masjid Raya Nur Ilahi terus menjadi kebanggaan masyarakat Tanjungpinang dan menjadi ikon Pulau Dompak yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah dengan nyaman,” katanya.

Dengan renovasi tersebut, Masjid Raya Nur Ilahi diharapkan tidak hanya tampil lebih baik secara fisik, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk melaksanakan ibadah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *