Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad meminta penambahan minimal lima ruang kelas baru di SD Negeri 013 Sekupang untuk mengatasi keterbatasan fasilitas belajar. Penambahan tersebut diharapkan dapat mengurangi jadwal belajar siswa dari empat sif menjadi dua sif.
Permintaan itu disampaikan Amsakar saat meninjau langsung kondisi sekolah di Kecamatan Sekupang, Minggu (25/10/2026). Dilansir dari portal Pemko Batam, mediacenter.batam.go.id, Kunjungan tersebut dilakukan untuk merespons keluhan orang tua siswa mengenai pembagian waktu belajar yang dinilai kurang efektif akibat terbatasnya ruang kelas.
Dalam peninjauan itu, Amsakar menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, melalui sambungan telepon guna meminta penjelasan mengenai rencana penambahan ruang belajar.
Hendri menyampaikan bahwa pemerintah telah merencanakan pembangunan tiga ruang kelas baru melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
Namun, Amsakar meminta agar rencana tersebut dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Pihak sekolah dan orang tua siswa sebelumnya mengusulkan penambahan hingga 10 ruang kelas baru.
“Kita ingin proses belajar mengajar berjalan ideal dan nyaman bagi anak-anak. Jika ditambah minimal lima kelas, setidaknya sif belajar bisa dipangkas dari empat sif menjadi dua sif saja,” ujar Amsakar.
Menurutnya, ketersediaan ruang kelas yang memadai diperlukan agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan siswa memperoleh waktu belajar yang lebih ideal.
Jalan dan Drainase Sekolah Ikut Ditinjau
Selain memeriksa kondisi ruang belajar, Amsakar turut meninjau jalan dan saluran drainase di depan SDN 013 Sekupang.
Ia meminta dinas teknis terkait menindaklanjuti persoalan infrastruktur tersebut untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan siswa, guru, serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar sekolah.
Kunjungan itu dilakukan setelah Amsakar meresmikan pembangunan semenisasi dan pengaspalan jalan utama di Perumahan Taman Victoria, Sekupang.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke lapangan bola voli yang menjadi fasilitas umum warga. Amsakar meminta Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan Kota Batam membenahi fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Penambahan ruang kelas SDN 013 Sekupang menjadi salah satu kebutuhan sarana pendidikan yang mendapat perhatian Pemerintah Kota Batam. Jika terealisasi, pembangunan tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan jadwal belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih nyaman bagi siswa. (Red)
Catatan :Dikutip dan diolah dari Media Center Pemerintah Kota Batam.













