Bupati Roby Ingatkan Pemuda Bintan soal Bahaya Perundungan hingga Penipuan Digital

Bintan, Kepri, Peristiwa57 Dilihat

Bintan – Bupati Bintan Roby Kurniawan mengingatkan generasi muda agar lebih sadar hukum dan bijak dalam menggunakan media sosial. Perundungan, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, penipuan digital, hingga penyalahgunaan narkoba menjadi sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai pemuda.

Pesan tersebut disampaikan Roby saat menghadiri kegiatan Penerangan Hukum Generasi Muda Bintan bersama Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan bersama Kejaksaan Negeri Bintan itu berlangsung di Aula Kantor Bupati Bintan, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

banner 728x90

Roby mengatakan, pemahaman hukum merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menentukan sikap dan mengambil keputusan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pemuda tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, kreativitas, dan inovasi, tetapi juga perlu membangun integritas serta kesadaran untuk menaati hukum dan norma yang berlaku.

Baca Juga :  Terbaik se-Indonesia! Bintan Sabet Juara I Creative Financing di Ajang Nasional

“Generasi muda merupakan aset strategis dan harapan masa depan Kabupaten Bintan. Karena itu, pemuda harus memiliki kesadaran hukum, mampu membedakan mana yang benar dan salah, serta mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan,” tegas Roby.

Pemuda Diminta Bijak Menggunakan Media Sosial

Roby menilai perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menghadirkan tantangan tersendiri bagi generasi muda. Selain memudahkan komunikasi dan akses informasi, ruang digital juga berpotensi dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, melakukan perundungan, hingga menjalankan penipuan.

Karena itu, ia mengingatkan pemuda agar tidak mudah terpancing provokasi dan menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Saya mengajak seluruh pemuda Bintan untuk menggunakan media sosial secara bijak, tidak mudah terpancing provokasi, menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta berani memilih tindakan yang benar. Jadilah pelopor kesadaran hukum di lingkungan masing-masing,” pesannya.

Baca Juga :  Revolusi Maritim Prabowo: Targetkan 1.000 Desa Nelayan Modern di Tahun 2026!

Roby juga menekankan bahwa pendidikan hukum tidak semata-mata berkaitan dengan larangan dan sanksi. Lebih dari itu, pemahaman hukum perlu mendorong generasi muda mengenali hak dan kewajibannya, menghormati hak orang lain, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Kesadaran Hukum Perlu Dibangun Bersama

Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, Roby berharap generasi muda Bintan dapat menunjukkan kontribusi nyata melalui upaya menjaga persatuan, meningkatkan kualitas diri, dan mengambil peran positif dalam pembangunan daerah.

Ia juga meminta peserta mengikuti kegiatan penerangan hukum dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, organisasi, maupun masyarakat.

Menurut Roby, pembentukan generasi muda yang sadar hukum membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kejaksaan, lembaga pendidikan, keluarga, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Karimun, Gubernur Ansar Ungkap Target Kepri Terang 100 Persen Listrik 24 Jam

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan positif, sekaligus mendukung perkembangan generasi muda agar memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, kita ingin melahirkan generasi muda Bintan yang cerdas, berintegritas, sadar hukum, dan berdaya saing. Inilah bagian penting dari cita-cita mewujudkan Bintan Juara, dengan sumber daya manusia berkualitas dan menjunjung tinggi supremasi hukum,” tambahnya.

Melalui kegiatan penerangan hukum tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan berharap kesadaran hukum generasi muda semakin meningkat. Momentum Hari Sumpah Pemuda juga diharapkan memperkuat komitmen pemuda untuk menjaga persatuan, menjunjung nilai-nilai kebangsaan, serta menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *