Bintan – Ratusan warga, didominasi oleh ibu rumah tangga, memadati area depan Gedung LAM di Kijang, Bintan Timur, Selasa (17/03). Mereka menyerbu Operasi Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bintan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (16-17 Maret 2026) ini merupakan kolaborasi antara DKUPP Bintan dengan Disperindag Provinsi Kepulauan Riau.
Antusiasme warga begitu tinggi hingga membuat stok bahan pokok menipis dalam hitungan jam. Komoditas yang paling dicari adalah daging beku, di mana tercatat sebanyak 2 ton daging ludes terjual selama pelaksanaan pasar murah tersebut.
Salah satu pedagang daging, Florencia, mengungkapkan bahwa permintaan warga melonjak tajam pada hari kedua.
“Kemarin habis 500 kg, dan hari ini luar biasa sampai 1,5 ton habis. Kami menjual kualitas nomor satu seharga Rp120 ribu dan nomor dua Rp98 ribu per kilogram,” ujarnya.
Marni, salah satu ibu rumah tangga yang ikut mengantre, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. “Alhamdulillah, luar biasa. Kita dapat paket hemat yang sangat membantu menekan pengeluaran menjelang hari raya,” ungkapnya sumringah saat mengantre membeli minyak goreng merek Minyakita.
Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Kabupaten Bintan, Setia Kurniawan, menjelaskan bahwa Bintan Timur merupakan titik terakhir rangkaian operasi pasar di Kabupaten Bintan, setelah sebelumnya digelar di Tanjunguban dan Pasar Kangka Kawal.
“Untuk di Bintan Timur Stok yang dikeluarkan cukup besar. Bulog sendiri menyiapkan sekitar 4 ton beras SPHP dan 1.700 liter Minyakkita untuk dua hari di sini. Untuk daging, saking tingginya permintaan, kami sampai melakukan penambahan stok (restock) hingga 3-4 kali,” jelas Setia.
Selain daging dan beras, pasar murah ini juga menyediakan ayam potong seharga Rp38 ribu per kg, telur ayam mulai dari Rp38 ribu hingga Rp50 ribu per papan, serta beras premium seharga Rp72 ribu per 5 kg.
Setia berharap, kehadiran pemerintah melalui pasar murah ini tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mengendalikan tingkat inflasi di daerah, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
Operasi pasar murah ini turut bekerjasama dengan distributor seperti BULOG, PT JAPFA, Alfamart, AsosiasI Peternak Unggas Bintan (APUB). (Red)






