Bintan – Program Beasiswa Pemerintah Kabupaten Bintan untuk Tahun Akademik 2026-2027 kembali mendapat sambutan hangat. Antusiasme para pelajar dan mahasiswa terus melonjak setiap harinya demi mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah daerah tersebut.
Hingga Jumat (15/05), tercatat sebanyak 321 mahasiswa aktif (minimal semester 3) telah mendaftarkan diri secara online. Dari jumlah tersebut, 300 pendaftar dinyatakan lolos verifikasi awal, sementara 21 lainnya terpaksa ditolak oleh sistem karena kendala administrasi. Sebagian besar pendaftar yang gugur diketahui tidak ber-KTP Bintan atau tercatat sudah pernah menerima beasiswa serupa sebelumnya.
Sementara itu, untuk program beasiswa penuh jenjang Diploma 1 (D1) di Politeknik Pariwisata Batam (Batam Tourism Polytechnic / BTP), jumlah pendaftar saat ini telah mencapai 22 orang. Seluruh pendaftar D1 tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan validasi berkas dan seleksi lanjutan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, sejak awal meluncurkan program ini berharap agar putra-putri daerah dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin. Program Beasiswa Bintan merupakan perwujudan komitmen nyata Pemkab Bintan dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat sektor pendidikan.
“Beasiswa ini dirancang untuk meringankan beban biaya perkuliahan, baik bagi adik-adik yang berkuliah di dalam maupun di luar wilayah Bintan. Harapannya, mahasiswa bisa lebih bersemangat dan fokus mengejar prestasi studinya,” ujar Roby.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bintan, Nasrullah, merincikan bahwa waktu pendaftaran masih cukup panjang. Ia mengimbau keras kepada para calon pendaftar untuk lebih teliti membaca syarat dan ketentuan sebelum mengunggah dokumen ke sistem.
“Pendaftaran masih dibuka sesuai jadwal. Pesan kami, baca dan pahami betul persyaratannya, siapkan berkasnya, dan jika bingung silakan hubungi kontak bantuan yang tersedia. Kemarin ada kasus, kolom yang diminta KTP, tetapi yang diunggah malah Kartu Mahasiswa. Otomatis sistem menolak. Jadi, tolong harus teliti betul,” tegas Nasrullah.
Untuk diketahui, pendaftaran Beasiswa S1 dibuka mulai 1 Mei hingga 1 Juni 2026. Persyaratan utama untuk jenjang S1 (minimal semester 3) adalah memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 untuk jurusan eksakta/sains, dan IPK minimal 3,20 untuk jurusan non-eksakta/sosial.
Sedangkan untuk Beasiswa D1 di Politeknik Pariwisata Batam, pendaftaran dibuka hingga 20 Juni 2026. Program ini dikhususkan bagi lulusan baru yang akan menempuh pendidikan vokasi, dengan syarat melampirkan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dengan nilai rata-rata minimal 77. (Red)













