305 ASN Tanjungpinang Raih Satyalancana, Lis Tekankan Pentingnya Integritas dan Kepedulian

Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak menjadikan lamanya masa kerja maupun jabatan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan dalam pengabdian.

Menurut Lis, nilai seorang ASN justru terlihat dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat serta kebaikan yang ditinggalkan selama menjalankan tugas.

banner 728x90

Pesan tersebut disampaikan Lis saat menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 305 PNS Pemerintah Kota Tanjungpinang di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (11/8/2026).

“Jangan ukur keberhasilan pengabdian hanya dari berapa lama kita berdiri di dalam pemerintahan. Ukurlah dari berapa banyak kebaikan yang kita tinggalkan setelah selesai kita mengabdi,” kata Lis.

Ia mengatakan, Satyalancana Karya Satya yang diterima para PNS bukan sekadar penghargaan atas lamanya masa kerja. Di balik penghargaan tersebut terdapat perjalanan panjang, pengorbanan keluarga serta tanggung jawab yang telah dijalankan dalam berbagai kondisi.

Baca Juga :  Percepat Proyek Strategis, Gubernur Ansar Teken Pinjaman Daerah dengan Bank BJB untuk Pembiayaan Pembangunan Kepri

Karena itu, Lis menilai pengabdian seorang ASN seharusnya tidak hanya dilihat dari berapa lama bekerja atau jabatan yang pernah diduduki.

Lebih dari itu, pengabdian harus tercermin dari jumlah masyarakat yang terbantu, persoalan yang berhasil diselesaikan serta perubahan positif yang dihasilkan selama menjalankan tugas.

“Jabatan akan berakhir, pangkat akan berhenti, masa kerja akan selesai. Tetapi kebaikan dan karya yang kita tinggalkan akan terus dikenang,” ujarnya.

ASN Diminta Tak Kehilangan Hati di Era Digital

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan birokrasi, Lis juga mengingatkan ASN agar kemajuan teknologi tidak menghilangkan nilai dasar dalam pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, cara kerja dan sistem pemerintahan memang terus berkembang. Namun, nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, integritas dan kepedulian harus tetap menjadi landasan ASN dalam bekerja.

“ASN boleh menggunakan AI, pelayanan boleh semakin digital, birokrasi semakin modern, tetapi jangan sampai teknologi membuat kita kehilangan hati,” ucapnya.

Baca Juga :  Penyegaran Birokrasi Pemprov Kepri: Guntur Sakti Pimpin Satpol PP, Ini Nama-Nama Pejabat Baru Pilihan Ansar

Lis menilai masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan pemerintah yang cepat dan profesional. Warga juga membutuhkan aparatur yang ramah, peduli serta mampu memahami persoalan yang mereka hadapi.

“Pemerintahan bukan hanya tentang administrasi, tetapi tentang manusia dan kehidupan masyarakat yang harus kita layani,” tambahnya.

305 PNS Terima Satyalancana

Kepada para ASN yang telah menjalani masa pengabdian panjang, Lis meminta agar pengalaman tersebut tidak berhenti sebagai catatan masa kerja.

Sebaliknya, pengalaman panjang harus menjadi sumber kebijaksanaan untuk membimbing sekaligus menjadi teladan bagi ASN yang lebih muda.

Ia menekankan bahwa semakin lama seseorang mengabdi, semakin besar pula tanggung jawab yang melekat kepada masyarakat.

Jabatan, kata Lis, bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan amanah yang harus digunakan untuk memberikan manfaat.

Baca Juga :  Ekonomi Digital Kepri Melejit, BI Catat Tren Pertumbuhan QRIS yang Signifikan

Lis juga mengajak para penerima Satyalancana untuk melihat kembali perjalanan pengabdian mereka. Bukan hanya mengenai jabatan yang pernah diduduki atau lamanya bekerja, tetapi juga tentang seberapa banyak kehidupan masyarakat yang menjadi lebih baik melalui pekerjaan yang telah dilakukan.

“Nama mungkin akan dilupakan, tetapi kebaikan akan menemukan jalannya untuk selalu dikenang,” sebut Lis.

Sebanyak 305 PNS Pemko Tanjungpinang menerima Satyalancana Karya Satya berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 117/TK/Tahun 2025.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 151 orang menerima penghargaan atas masa pengabdian 10 tahun, 141 orang untuk masa pengabdian 20 tahun, dan 13 orang untuk masa pengabdian 30 tahun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. (Red)

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *