Tanjungpinang – Gerakan Pramuka di Kepulauan Riau didorong untuk mengambil peran lebih luas dalam mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan.
Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (14/8/2026).
Dalam momentum tersebut, Gubernur Ansar mengajak anggota Pramuka, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan kepemudaan dan pembentukan karakter, tetapi juga mengenal serta mengembangkan potensi di sektor pangan.
Menurut Ansar, pendidikan kepramukaan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan generasi muda pada berbagai bidang yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
“Melalui pendidikan kepramukaan, generasi muda kita dorong untuk mengenal pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kewirausahaan,” ujar Ansar.
Pernyataan tersebut sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026, yakni “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Kepri, Ansar menilai tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong generasi muda memanfaatkan potensi daerah.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, kemampuan generasi muda dalam menguasai teknologi harus berjalan beriringan dengan karakter yang kuat sehingga teknologi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat.
“Penguasaan teknologi harus diiringi karakter, agar kemampuan yang dimiliki dapat digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat,” kata Ansar.
Selain sektor pangan dan teknologi, Gubernur Ansar juga mengingatkan pentingnya keterlibatan Pramuka dalam menjaga lingkungan, mengembangkan kreativitas serta menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia berharap peringatan Hari Pramuka ke-65 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperluas pengabdian dan meningkatkan kontribusi generasi muda bagi daerah maupun bangsa.
“Marilah kita jadikan Hari Pramuka ke-65 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperluas pengabdian dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tutupnya. (Red)
Sumber: Pemprov Kepri/Diskominfo Kepri.












