Pemko Batam Imbau Warga Waspadai Hoaks Pemadaman Listrik

Batam, Kepri, Peristiwa150 Dilihat

Batam – Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai kabar mengenai pemadaman listrik selama tiga hari berturut-turut dan pembatasan aliran listrik hanya enam jam yang beredar di media sosial. PT PLN Batam telah membantah informasi tersebut.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat tetap tenang di tengah gangguan pasokan listrik yang terjadi di Batam. Warga juga diminta memastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi sebelum meneruskannya kepada orang lain.

banner 728x90

Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan, terutama ketika masyarakat sedang menunggu pemulihan pasokan listrik.

“Warga kami imbau tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi dan jangan langsung meneruskan pesan berantai yang belum terverifikasi,” ujar Rudi, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga :  Pulau Sembur Dikaji untuk Pengembangan Energi Terbarukan, Pemprov Kepri Soroti Manfaat bagi Warga

Ia menyampaikan bahwa petugas teknis PLN Batam sedang melakukan penanganan dan pemulihan sistem secara bertahap. Masyarakat diharapkan mengikuti perkembangan melalui sumber resmi dan tidak menyimpulkan kondisi kelistrikan berdasarkan pesan berantai yang beredar.

PLN Batam Bantah Pemadaman Terencana Selama Tiga Hari

Dalam keterangan tertanggal 13 Oktober 2026, PLN Batam menegaskan tidak pernah mengeluarkan pengumuman mengenai pemadaman listrik terencana selama tiga hari berturut-turut ataupun pembatasan nyala listrik hanya enam jam.

Dengan demikian, masyarakat diminta berhati-hati terhadap pesan yang mengatasnamakan PLN tanpa sumber yang dapat diverifikasi.

Informasi mengenai perkembangan penanganan gangguan listrik dapat dipantau melalui kanal komunikasi resmi PLN Batam, termasuk akun media sosial terverifikasi dan situs web perusahaan di www.plnbatam.com.

Baca Juga :  Musrenbang Lingga 2027 Resmi Ditutup, Masa Depan 'Bunda Tanah Melayu' Mulai Dirancang

Pemulihan Listrik Batam Capai Sekitar 99 Persen

Berdasarkan infografis kelistrikan PLN Batam pada Selasa (13/10/2026) pukul 04.00–05.00 WIB, sebanyak 406.083 dari total 411.219 pelanggan yang terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik. Angka tersebut setara dengan sekitar 98,8 persen pelanggan terdampak.

Sementara itu, sebanyak 5.127 pelanggan masih mengalami gangguan dan menunggu proses pemulihan.

Dari sisi beban listrik, pasokan sebesar 496,7 megawatt (MW) dari total 501,8 MW yang terdampak telah kembali menyala, atau sekitar 99 persen.

PLN Batam juga mencatat seluruh 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi yang terdampak telah kembali beroperasi. Namun, satu penyulang pada jaringan distribusi masih dalam proses perbaikan berdasarkan data pada waktu tersebut.

Data itu menggambarkan perkembangan pemulihan hingga Selasa pagi, bukan jaminan bahwa seluruh pelanggan telah kembali mendapatkan listrik secara normal.

Baca Juga :  Luruskan Isu, Diskominfo Sebut Pemko Batam Sedang Kaji Efektivitas WFH ASN

Warga Diminta Periksa Informasi Sebelum Membagikan

Diskominfo Batam mengajak masyarakat berperan aktif mencegah penyebaran informasi keliru. Warga disarankan memeriksa sumber, waktu penerbitan, dan kebenaran isi pesan sebelum membagikannya melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Apabila menerima informasi yang meragukan mengenai pemadaman listrik, masyarakat sebaiknya melakukan pengecekan melalui kanal resmi PLN Batam.

“Dengan mengedepankan informasi yang akurat dan sikap saling menjaga, masyarakat diharapkan tetap tenang selama proses pemulihan berlangsung serta tidak ikut memperluas penyebaran kabar yang dapat menimbulkan keresahan,” kata Rudi.

Pemerintah Kota Batam berharap masyarakat dapat menyikapi gangguan kelistrikan secara bijak sekaligus membantu menjaga ruang informasi tetap akurat dan tidak memicu kepanikan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *