Ribuan Warga Padati Nagoya, AHY dan Wagub Nyanyang Turut Rayakan Imlek 2577

Batam, Kepri, Peristiwa345 Dilihat

Batam– Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di kawasan Nagoya, Kota Batam, berlangsung semarak dan penuh kebersamaan, Senin (16/2/2026) malam. Ribuan warga memadati Komplek Bumi Indah untuk mengikuti Malam Penyambutan Imlek yang dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura.

Di penghujung acara, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono turut bergabung setelah sebelumnya menghadiri perayaan serupa di kawasan Harbour Bay.

banner 728x90

Kehadiran keduanya menambah semarak puncak perayaan Imlek di pusat bisnis Nagoya. Acara dikemas dalam panggung hiburan rakyat yang menampilkan atraksi barongsai dan lion dance, pertunjukan seni budaya, bazar UMKM bertema Imlek, hingga pesta kembang api yang menerangi langit Batam.

Baca Juga :  Momen Idul Fitri 1447 H: Bupati Bintan Buka Pintu Silahturahmi untuk Seluruh Lapisan Masyarakat
Ribuan masyarakat turut menghadiri acara penyambutan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Komplek Bumi Indah Nagoya, Batam, Senin (16/2/2026). Foto : Diskominfo Kepri

Dalam sambutannya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan harapan agar Tahun Kuda Api membawa semangat dan energi positif bagi masyarakat. Ia menilai Batam sebagai kota multikultural yang menjadi miniatur Indonesia karena dihuni berbagai suku, agama, ras, dan etnis yang hidup harmonis.

“Batam adalah contoh nyata Bhinneka Tunggal Ika. Semangat persatuan dan toleransi ini harus terus kita jaga demi kemajuan bersama, khususnya di Kepulauan Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Wagub Nyanyang memberikan apresiasi kepada Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Batam yang telah menghiasi kawasan Nagoya dengan ribuan lampion merah khas Imlek.

Baca Juga :  Apel Perdana Pasca Lebaran 1447 H: Gubernur Ansar Ajak ASN Kepri Hemat Energi Hadapi Tantangan Global

“Inilah wujud toleransi dan keberagaman masyarakat Kepri. Perayaan ini menjadi simbol kebersamaan di tengah kemajemukan yang kita miliki,” tegasnya.

Perayaan Imlek 2577 di Batam tak hanya menjadi momentum budaya dan spiritual, tetapi juga memperkuat nilai persatuan dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *