Kini Lebih Megah! Penantian Bertahun-tahun Berakhir, Dermaga Mak Yong Mantang Resmi Beroperasi

Bintan, Kepri, Peristiwa356 Dilihat

Bintan – Kabar bahagia datang dari masyarakat Desa Mantang Lama. Setelah menanti selama bertahun-tahun, Dermaga utama Kecamatan Mantang kini tampil lebih megah dan nyaman. Proyek prioritas yang direalisasikan pada akhir 2025 tersebut resmi diresmikan oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, Sabtu sore (21/02).

Peresmian dermaga yang diberi nama ‘Mak Yong’ ini dilakukan langsung oleh Bupati Roby bersama Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, ditandai dengan pemotongan pita di lokasi akses vital tersebut.

banner 728x90

Bupati Roby mengakui bahwa rehabilitasi dermaga ini merupakan salah satu “Pekerjaan Rumah” (PR) besar yang menjadi fokus utama pemerintahannya melalui usulan Musrenbang.

Baca Juga :  Antisipasi Tambang Ilegal, Kades dan OPD Se-Bintan Terima Pembekalan Hukum dari Kejati Kepri

“Alhamdulillah, hari ini dermaga utama yang menjadi denyut nadi mobilitas masyarakat Mantang sudah diresmikan. Penantian bertahun-tahun terjawab, dan semoga fasilitas ini memberi manfaat besar bagi semua warga,” ungkap Roby usai peresmian yang disejalankan dengan agenda Safari Ramadan tersebut.

Dermaga Mak Yong kini tidak lagi sekadar tambatan kapal. Pemerintah Kabupaten Bintan melengkapinya dengan gedung ruang tunggu yang representatif, kursi tunggu yang nyaman, pagar pembatas keamanan, hingga fasilitas toilet umum. Hal ini bertujuan memberikan standar kenyamanan baru bagi warga Pulau Mantang dalam beraktivitas setiap hari.

Baca Juga :  Job Fair Bintan 2026 Buka 1.309 Lowongan Kerja, Catat Tanggalnya dan Jangan Sampai Kelewat!
Dermaga Mak Yong di Pulau Mantang setelah di rehabilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bintan. Foto : Diskominfo Bintan

Pemilihan nama ‘Mak Yong’ bukan tanpa alasan. Nama ini diambil dari seni teater tradisional Melayu asli Pulau Mantang yang telah mendunia. Berbeda dengan Mak Yong di Malaysia atau Thailand, Mak Yong khas Mantang memiliki ciri unik yakni penggunaan topeng dan tokoh ikonik bernama Awang. Penggunaan nama ini menjadi bentuk pelestarian budaya sekaligus identitas lokal yang kuat.

Meski dermaga telah rampung, Roby menegaskan masih banyak program pembangunan lain di Mantang yang akan digesa secara bertahap.

“PR kita masih banyak, mulai dari jalan lingkar hingga pengadaan Kapal Puskesmas Keliling untuk menunjang kesehatan. Fokus kami saat ini adalah akses vital terlebih dahulu,” tambah Roby.

Baca Juga :  Galanova Award 2026, Bupati Roby Kurniawan Tegaskan Inovasi OPD Bintan Harus Berkelanjutan, Pemenang Bakal Diganjar Insentif

Di akhir sambutannya, Bupati muda ini berpesan agar aset yang sudah dibangun dengan dana besar ini dapat dijaga dan dirawat bersama oleh seluruh lapisan masyarakat agar bisa dinikmati hingga generasi mendatang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *