Catat Tanggalnya! Bupati Roby Prediksi Puncak Arus Mudik Bintan Terjadi 13 dan 17 Maret

Bintan, Kepri, Peristiwa175 Dilihat

Bintan – Bupati Bintan, Roby Kurniawan, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) guna memastikan kesiapan Kabupaten Bintan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3/2026).

Dalam rapat yang digelar di Aula Bandar Seri Bentan tersebut, Bupati Roby menekankan pentingnya sinergi untuk menjaga kondusivitas wilayah, mulai dari kelancaran arus mudik, keamanan destinasi wisata, hingga stabilitas harga pangan.

Fokus utama Bupati Roby tertuju pada mobilitas di pintu masuk Bintan. Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Bintan untuk bekerja ekstra mengamankan lalu lintas, terutama antrean kendaraan di pelabuhan agar tidak mengganggu akses jalan umum.

Baca Juga :  IGD RSJKO Engku Daud Alami Lonjakan Pasien Diare, Penyebab Pasti Masih Menjadi Misteri

“Kendaraan yang turun naik kapal jangan sampai terhambat, apalagi menghambat akses jalan di sekitar pelabuhan. Koordinasi harus dijalankan dengan sebaik mungkin,” tegas Roby Kurniawan.

Prediksi Puncak Mudik 2026

Berdasarkan pemetaan, puncak arus mudik tahun 2026 diprediksi akan terjadi dua gelombang, yakni pada 13 dan 17 Maret 2026. Sementara untuk arus balik diperkirakan memuncak pada 24 dan 28 April 2026.

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Bintan akan menyiagakan posko mudik dan posko keselamatan, khususnya di destinasi wisata pantai yang rawan terhadap dampak cuaca ekstrem. Dinas Pariwisata dan BPBD diminta aktif memberikan imbauan keselamatan kepada pengelola resort dan pengunjung.

Baca Juga :  Siap-Siap! ASN Bintan Mulai WFH Pekan Ini, Bupati: Tugas Tak Jalan, Tunjangan Dipotong!

Di sektor ekonomi, Dinas Ketahanan Pangan serta DKUPP diminta terus memantau ketersediaan stok bahan pokok dan mengawasi lonjakan harga di pasar. Roby berharap seluruh OPD saling bahu-membahu sesuai kewenangannya agar perayaan Idul Fitri di Bintan berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *