ASN Lingga Gelisah THR Tertunda, Wabup Novrizal: Itu Hak yang Wajib Dibayar, Target Cair April Ini!

Kepri, Lingga, Peristiwa807 Dilihat

Lingga – Kabar keterlambatan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga sempat memicu kegelisahan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Menanggapi isu yang berkembang luas tersebut, Wakil Bupati Lingga, Novrizal, memberikan kepastian tegas bahwa hak para pegawai tetap akan dipenuhi.

Wabup Novrizal menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Saat ini, Bupati bersama Sekretaris Daerah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tengah menyusun langkah konkret untuk segera merealisasikan pembayaran tersebut.

banner 728x90

“THR adalah hak yang tidak bisa ditawar dan wajib dibayarkan. Kami sedang bekerja keras memastikan hak ASN segera terealisasi,” tegas Novrizal di hadapan para ASN, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga :  Antisipasi Antrean Panjang, Wagub Nyanyang Minta Tambahan Kapal Roro Rute Batam–Kuala Tungkal

Keterlambatan ini diakui terjadi akibat kondisi fiskal daerah yang cukup terbatas. Mengingat pembayaran THR berada di luar skema Dana Alokasi Umum (DAU), ruang anggaran Pemkab Lingga menjadi semakin sempit. Namun, Novrizal menjamin hal tersebut bukan alasan untuk mengabaikan kewajiban pemerintah.

Pemkab Lingga menetapkan target bahwa proses penyaluran THR akan mulai dilakukan pada minggu kedua hingga minggu ketiga April 2026. Selain THR, pemerintah juga memberikan kepastian bahwa pembayaran Gaji ke-13 nantinya tidak akan mengalami kendala serupa.

Baca Juga :  Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Bareng Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur Ansar: Masjid Adalah Benteng Akhlak

Komitmen Terhadap Tenaga PPPK

Di tengah tekanan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD, banyak daerah mulai mewacanakan pengurangan tenaga PPPK. Namun, Kabupaten Lingga mengambil langkah yang berbeda.

Novrizal menyatakan bahwa Pemkab Lingga tidak akan terburu-buru melakukan pemutusan hubungan kerja. Sebagai gantinya, efisiensi akan dilakukan melalui penguatan evaluasi kinerja dan peningkatan disiplin pegawai.

“Kita tidak ingin mengambil langkah ekstrem seperti daerah lain. Fokus kita adalah efisiensi anggaran melalui peningkatan disiplin dan produktivitas kerja ASN,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Bintan Perkuat Ketahanan Pangan, Ikuti Panen Raya Jagung Nasional Bersama Presiden Prabowo

Kebijakan ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong kemandirian daerah. Dengan ketergantungan pada dana pusat yang semakin dibatasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci utama Pemkab Lingga untuk menjaga stabilitas keuangan dan kesejahteraan ASN ke depannya. (Adhe Bakong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *