Tanam 2.000 Bibit Mangrove, Satgas TMMD Ke-129 Hijaukan Pesisir Teluk Diraja Bintan

Bintan, Kepri, Peristiwa39 Dilihat

Bintan – Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang. Kali ini, Satgas TMMD menanam sebanyak 2.000 bibit mangrove di kawasan Teluk Diraja, Kampung Raja, RT 003/RW 002, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Jumat (7/8/2026).

Penanaman ribuan bibit mangrove tersebut menjadi salah satu kegiatan TMMD Ke-129 yang berorientasi pada pelestarian lingkungan sekaligus perlindungan kawasan pesisir.

banner 728x90

Selain menanam mangrove, Satgas TMMD juga membuat pagar pelindung di sekitar area penanaman. Pagar tersebut dibuat untuk melindungi bibit yang baru ditanam dari gangguan hewan maupun aktivitas lain yang dapat menghambat pertumbuhannya.

Baca Juga :  Blank Spot Jadi Prioritas, Pemprov Kepri Kolaborasi dengan KomDigi Hadirkan Internet hingga Pelosok

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas tutupan vegetasi mangrove di kawasan Teluk Diraja, tetapi juga memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

Mangrove memiliki peran penting bagi kawasan pesisir, di antaranya membantu mengurangi dampak abrasi, menjaga kualitas ekosistem pantai, serta menjadi habitat dan tempat berkembang biak berbagai biota laut.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid mengatakan penanaman mangrove merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Menurutnya, keberadaan mangrove sangat penting untuk menjaga kelestarian kawasan pantai dan ekosistem pesisir.

Baca Juga :  Ekonomi Bintan Tumbuh 6,43 Persen, Bupati Roby Paparkan Capaian Positif LKPJ 2025 di Hadapan DPRD

“Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian pantai dan ekosistem pesisir. Kami berharap melalui kegiatan ini tumbuh kesadaran masyarakat untuk bersama-sama merawat dan melestarikan mangrove sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” ujar Abdul Hamid.

Penanaman 2.000 bibit mangrove tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat setempat.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar upaya penghijauan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan perawatan bibit hingga tumbuh menjadi kawasan mangrove yang produktif.

Baca Juga :  Dongkrak Ekonomi Petani, Kodim 0315/Tanjungpinang Kebut Pembangunan Jembatan Armco

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD Ke-129 berharap kawasan pesisir Teluk Diraja dapat semakin hijau dan terlindungi. Selain menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, keberadaan mangrove juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Busung dalam jangka panjang.

Program TMMD Ke-129 di Kabupaten Bintan sendiri tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik dan pemberdayaan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *