Musim Kemarau Mulai Terasa, Warga Bintan Buyu Beli Air Bersih Rp75 Ribu per Ton

Bintan, Kepri, Peristiwa27 Dilihat

Bintan –  Musim kemarau yang mulai terasa di Kabupaten Bintan dalam sepekan terakhir membuat sejumlah warga mulai kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut terjadi setelah sumber air sumur milik warga mulai berkurang hingga mengering.

Untuk memenuhi kebutuhan air, sebagian warga di kawasan Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, mulai beralih menggunakan pasokan air dari pemasok air bersih.

banner 728x90

Rohima, pemilik warung makan di kawasan Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, mengatakan sumber air di tempatnya mulai mengering sejak sekitar sepekan terakhir.

Baca Juga :  Sisir Kawasan Industri Lobam hingga Patroli Laut, Imigrasi Tanjung Uban Pastikan Aktivitas WNA Tertib Aturan

Kondisi tersebut membuatnya untuk pertama kali membeli air dari pemilik sumur bor yang menyediakan pasokan air bagi warga.

“Baru sekali ini belinya, karena air sumur sudah kering sejak seminggu ini. Satu ton air dibeli seharga Rp75 ribu. Daerah sini sebagian kering memang,” ujar Rohima, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, berkurangnya ketersediaan air mulai dirasakan warga seiring kondisi cuaca yang semakin kering.

Permintaan Air Bersih Meningkat

Meningkatnya kebutuhan warga juga dirasakan para pedagang air bersih di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Gagal Cetak Hattrick Piala Tetap! Busung FC Tumbang Lewat Drama Adu Penalti Dramatis di Final Bupati Cup Bintan 2026

Sunardi, salah seorang pedagang air bersih, mengatakan permintaan air meningkat selama musim kemarau. Dalam sehari, ia bahkan dapat mengantarkan air hingga lima trip kepada pelanggan.

Air yang dijual tersebut berasal dari sumur bor yang memang disiapkan sebagai sumber pasokan air untuk depot.

“Dari sumber air yang jelas,” kata Sunardi.

Ia menyebut meningkatnya permintaan terutama terjadi dari warga yang sumber air sumurnya mulai berkurang atau tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan cuaca mulai memberikan dampak terhadap ketersediaan air warga di sejumlah kawasan Bintan.

Baca Juga :  Dari Air Bersih hingga Dermaga, Ini Aspirasi Warga yang Diserap Dewi Kumalasari di Bintan

Warga yang mengalami kekurangan air pun mulai mencari sumber pasokan alternatif untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun usaha, termasuk membeli air dari pemasok. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *