Mahasiswa UMRAH Bawa Kepri Masuk 15 Besar Nasional FLS 2026

Tanjungpinang – Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Bayu Saputra, berhasil membawa nama Kepulauan Riau (Kepri) ke jajaran 15 kelompok terbaik nasional dalam ajang Indonesia Future Leaders Summit (FLS) 2026.

Bayu yang mewakili Kepri tergabung dalam kelompok Avatar. Tim tersebut juga memperoleh nominasi Best Problem Identification atas kemampuan mengidentifikasi dan merumuskan persoalan secara kritis.

banner 728x90

Indonesia Future Leaders Summit 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 7–9 Oktober 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bekerja secara berkelompok untuk mengidentifikasi persoalan, menganalisis isu, serta menyusun gagasan dan alternatif solusi. Kegiatan ini juga menjadi wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan.

Baca Juga :  Tonggak Sejarah Baru: UMRAH Resmikan Kapal Riset Elang Laut 1, Laboratorium Terapung Pertama untuk Perkuat Riset Maritim

Kelompok Avatar terdiri atas Bayu Saputra dari Kepulauan Riau, Brahma Saputra dari Bengkulu, Romi Ivanda dan Qaifa Bintang dari Palembang, Sri Rahayu Tarigan dari Medan, serta Salju dari Aceh.

Selain menjadi anggota kelompok, Bayu juga dipercaya sebagai moderator dalam rangkaian kegiatan. Peran tersebut memberinya kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, memfasilitasi diskusi, dan menjaga pertukaran gagasan tetap terarah.

Nominasi Best Problem Identification menjadi pengakuan atas proses analisis dan identifikasi masalah yang dilakukan kelompok Avatar. Sementara itu, keberhasilan masuk dalam 15 kelompok terbaik nasional menjadi capaian tersendiri dalam kompetisi tersebut.

Baca Juga :  Ansar-Nyanyang Sapa Warga Jabodetabek: Dari Kepri Terang hingga Proteksi Pekerja Rentan jadi Pembahasan

UMRAH Apresiasi Prestasi Mahasiswa

Wakil Rektor UMRAH Bidang Kemahasiswaan, Dr. Suryadi mengapresiasi capaian Bayu dalam ajang nasional tersebut.

Menurutnya, prestasi itu menunjukkan potensi mahasiswa UMRAH untuk bersaing di tingkat nasional sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, dan kolaborasi.

Ia berharap capaian tersebut dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, aktif mengikuti kegiatan akademik maupun nonakademik, serta berani mengambil peran dalam forum nasional.

Bayu mengatakan, keikutsertaannya dalam FLS 2026 menjadi pengalaman berharga, terutama dalam membangun kerja sama dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

“Menjadi bagian dari Indonesia Future Leaders Summit 2026 merupakan pengalaman yang sangat berharga. Kami bersyukur dapat masuk dalam 15 kelompok terbaik nasional dan memperoleh nominasi Best Problem Identification,” ujar Bayu.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kunjungan! Bupati Natuna Cek Langsung Dapur Gizi dan Salurkan Insentif Guru Ngaji di Tanjung Kumbik

Ia menambahkan, pengalaman tersebut memberinya pemahaman bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyampaikan pendapat, tetapi juga kesediaan mendengarkan, bekerja sama, mengidentifikasi persoalan secara tepat, dan membantu kelompok menemukan arah solusi.

Bayu berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berkontribusi bagi kampus dan daerah Kepulauan Riau.

Capaian ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa UMRAH untuk memperluas jejaring antarmahasiswa tingkat nasional dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *