Sambangi Pulau Karas, Wali Kota Amsakar Serahkan Bantuan Rp40 Juta dan Ajak Warga Makmurkan Masjid

Batam, Kepri, Peristiwa1024 Dilihat

Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan kunjungan emosional dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah ke wilayah kepulauan. Bertempat di Masjid Al-Hidayah, Kampung Darat, Pulau Karas, Kecamatan Galang, Senin (2/3/2026), Amsakar berbaur langsung dengan masyarakat setempat.

Didampingi Sekda Kota Batam, Firmansyah, serta jajaran Kepala OPD, kehadiran Amsakar disambut antusias oleh warga. Rangkaian kegiatan dimulai dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, hingga Tarawih berjemaah.

banner 728x90

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap sarana ibadah, Amsakar menyerahkan bantuan sebesar Rp40 juta untuk pembangunan Masjid Al-Hidayah. Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan fasilitas sehingga jemaah semakin nyaman beribadah.

Baca Juga :  Gandeng UNDIP, Rektor UMRAH Targetkan Kembalikan Kejayaan Indonesia di Selat Malaka dan Laut Natuna Utara

Namun, Amsakar menekankan bahwa kemegahan bangunan bukanlah tolok ukur utama kesuksesan sebuah rumah ibadah.

“Masjid yang makmur bukan semata-mata karena bangunannya megah, tetapi karena jemaahnya aktif. Saya berharap Masjid Al-Hidayah ini selalu ramai, jangan sampai memasuki pertengahan Ramadan jumlah jemaah malah mulai berkurang,” pesan Amsakar di hadapan warga Karas.

Lebih lanjut, Wali Kota Batam mengajak masyarakat menjadikan Ramadan tahun ini sebagai ajang transformasi diri. Ia mengingatkan agar puasa tidak sekadar menjadi rutinitas menahan lapar dan haus tanpa adanya perubahan sikap yang lebih baik.

Baca Juga :  Amsakar Achmad Ajak Warga Batam 'Waras' Bermedsos: Jadikan Ruang Digital Sarana Silaturahmi, Bukan Konflik

Di akhir sambutannya, Amsakar memohon doa restu dari masyarakat pulau agar pembangunan di Kota Batam terus berjalan lancar. Ia juga menitipkan pesan damai agar warga menghindari narasi negatif di media sosial yang dapat memicu perpecahan.

“Mari jadikan kekuatan doa sebagai energi untuk saling menguatkan, bukan melemahkan. Hindari kecurigaan karena itu tidak sejalan dengan semangat Ramadan,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *