Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Antam Kijang, Senin (17/8/2026) pagi.
Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Bintan Roby Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bintan, unsur pimpinan DPRD Bintan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah unsur masyarakat dan organisasi.
Peserta upacara terdiri dari 14 pleton pasukan yang berasal dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjungpinang, PGRI, Pramuka, Tagana, organisasi kemasyarakatan, Pemuda Pancasila, mahasiswa, serta pelajar SMA dan SMP.
Korps Musik (Korsik) Satpol PP Bintan turut bertugas sebagai aubade atau pengiring musik dalam rangkaian upacara.
Pada momentum tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata.
“Para pahlawan telah menyelesaikan tugas sejarahnya dengan merebut kemerdekaan. Tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Roby dalam amanatnya.
Menurut Roby, tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, memiliki makna penting bagi pembangunan Kabupaten Bintan.
Ia menjelaskan, berdaulat berarti pemerintah dan masyarakat percaya terhadap kemampuan daerah serta kekuatan masyarakat. Adil berarti pembangunan harus dirasakan hingga ke desa, wilayah pesisir dan pulau-pulau. Sementara makmur berarti pertumbuhan ekonomi harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan dan memperkuat usaha masyarakat.
Roby menyebut pembangunan ekonomi Bintan terus menunjukkan perkembangan. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Bintan tercatat mencapai 6,43 persen, sementara realisasi investasi mencapai sekitar Rp18,22 triliun.
Namun, ia menegaskan pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dilihat dari angka statistik. Pertumbuhan tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari nelayan, petani, pekerja, pelaku UMKM hingga masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor usaha.
“Kami akan pastikan bahwa investasi akan terus kita hubungkan dengan penciptaan lapangan pekerjaan melalui program pelatihan, sertifikasi kompetensi, job fair serta kemitraan dengan perusahaan,” kata Roby.
Pemerintah Kabupaten Bintan, lanjutnya, ingin agar putra-putri daerah memperoleh kesempatan yang semakin luas untuk bekerja dan berkembang di tanah kelahirannya sesuai kompetensi serta kebutuhan dunia kerja.
Selain ekonomi dan investasi, Pemkab Bintan juga akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, konektivitas antarwilayah dan pulau, penyediaan air bersih, penguatan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam amanatnya, Roby juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Bintan.
“Pemerintah tidak mungkin membangun Bintan seorang diri,” tegasnya.
Ia mengajak aparatur pemerintah bekerja dengan tulus dan bertanggung jawab, dunia usaha untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan membuka kesempatan lebih luas bagi tenaga kerja lokal, serta generasi muda untuk terus belajar, menguasai teknologi dan berinovasi tanpa kehilangan jati diri dan akar budaya.
Masyarakat juga diajak menjaga persatuan, merawat kerukunan, memelihara lingkungan serta melindungi ruang kehidupan dan ruang digital dari hoaks, fitnah dan berbagai hal yang dapat memecah persaudaraan.
“Bintan bukan hanya tempat kita tinggal. Bintan adalah rumah tempat anak-anak kita tumbuh, tempat orang tua kita menitipkan harapan dan tempat seluruh masyarakat menggantung masa depan,” ujar Roby.
Ia menegaskan pembangunan Bintan bukan hanya tentang membangun gedung, jalan maupun mengejar angka pertumbuhan ekonomi. Pembangunan harus memastikan setiap anak Bintan, termasuk yang berada di wilayah pulau dan pesisir, memiliki kesempatan untuk meraih cita-cita.
“Dari Bintan kita jaga Indonesia, dari Bintan kita lanjutkan perjuangan, dari Bintan kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” ucapnya.
Launching Peta CKG Merdeka
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan juga meluncurkan inovasi Peta CKG Merdeka, yakni pelayanan terpadu dan terintegrasi untuk mendukung program cek kesehatan gratis.
CKG Merdeka merupakan akronim dari Mudah, Dekat, Cepat dan Berkelanjutan. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Melalui program tersebut, Pemkab Bintan mengusung semangat “Merdeka Sehat, Merdeka Mendapatkan Pelayanan Kesehatan” sebagai satu komitmen dan satu gerakan menuju Bintan sehat.
Selain peluncuran inovasi layanan kesehatan, rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Bertutur Tingkat SD se-Kabupaten Bintan Tahun 2026.
Sementara itu, pengibaran Sang Merah Putih dilakukan oleh 33 anggota Paskibraka Kabupaten Bintan yang merupakan putra-putri terbaik daerah, terdiri dari 17 putra dan 16 putri di bawah pembinaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bintan.
Dalam tugas pengibaran bendera, Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Inspektur Polisi Dua (Ipda) Hendra Persauran Pardede, SH. Pembawa baki adalah Ainurida dari SMA Negeri 1 Teluk Sebung.
Sementara pengibar Sang Merah Putih masing-masing adalah Muhammad Hilal Fikri dari SMA Negeri 1 Bintan Timur dan Imam Syahputra dari SMA Swasta Tunas Bangsa Teluk Sebong.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Bintan tersebut ditutup dengan semangat persatuan untuk membawa Bintan terus melangkah maju dan memberikan manfaat pembangunan yang semakin luas bagi masyarakat. (Tim)













