DPRD Bintan Datangi PLN Batam, 28 Ribu Pelanggan Tanjung Uban Kembali Menyala, Fasilitas Vital Bintan Timur Mulai Pulih

Bintan, Kepri, Peristiwa102 Dilihat

Bintan – Pemadaman listrik akibat blackout yang melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang selama tiga hari menjadi perhatian DPRD Kabupaten Bintan. Ketua DPRD Bintan Fiven Sumanti dan Wakil Ketua DPRD bersama Komisi terkait mendatangi PLN Batam untuk meminta penjelasan mengenai penyebab gangguan serta kepastian pemulihan pasokan listrik.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPRD diterima oleh perwakilan manajemen PLN Batam. Pihak PLN menjelaskan, gangguan pasokan listrik terjadi akibat insiden yang tidak terduga dan saat ini masih menjalani pemeriksaan menyeluruh.

banner 728x90

PLN Batam juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya pasokan listrik, khususnya di wilayah Bintan yang terdampak selama kurang lebih 54 jam.

Berdasarkan penjelasan yang diterima DPRD, gangguan diduga dipicu masuknya hewan ke gardu listrik utama hingga menyebabkan ledakan atau korsleting. Insiden tersebut berdampak pada sistem kelistrikan Batam, Bintan, dan Tanjungpinang.

Meski demikian, penyebab kejadian masih diperiksa secara komprehensif untuk memastikan penanganan yang tepat.

Ketua DPRD Bintan, Fiven Sumanti, mengatakan pemulihan pasokan listrik di Bintan telah berlangsung secara bertahap. Sejumlah wilayah, termasuk sebagian Tanjung Uban, mulai kembali mendapatkan aliran listrik.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Bintan Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Ranperda APBD Segera Dibahas

“Secara bertahap di Bintan sudah masuk 7,5 megawatt. Padahal, kebutuhan yang seharusnya masuk sekitar 100 MW untuk Bintan dan Tanjungpinang,” ujar Fiven.

Ia menjelaskan, proses pemulihan pasokan listrik tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus memperhatikan keamanan sistem, termasuk mengantisipasi risiko gangguan atau ledakan lanjutan pada transformator dan gardu listrik.

DPRD Bintan juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN Tanjung Uban dan PLN Bintan Timur untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kelistrikan di lapangan.

Menurut Fiven, pembangkit listrik yang sebelumnya berada di wilayah Bintan tidak lagi beroperasi untuk memasok kebutuhan setempat. Dengan demikian, pasokan listrik Bintan saat ini bergantung pada aliran listrik dari Batam.

Di wilayah Bintan Timur, sejumlah fasilitas seperti RSUD Bintan, lembaga pemasyarakatan (lapas), PDAM, serta rumah-rumah warga di sekitarnya dilaporkan telah kembali mendapatkan pasokan listrik.

PLN: 28 Ribu Pelanggan Tanjung Uban Sudah Menyala

Sementara itu, Manager PLN Tanjung Uban, Muhamad Husni Armi, mengatakan seluruh pelanggan PLN di wilayah Tanjung Uban telah kembali mendapatkan pasokan listrik pada Rabu (14/10/2026) pukul 12.30 WIB.

Baca Juga :  Bintan Siapkan Perda Baru, Sampah Didorong Jadi Sumber Ekonomi dan Dikelola Berbasis Masyarakat

“Untuk pelanggan kami sebanyak 28.000 di Tanjung Uban, seluruhnya sudah mendapatkan pasokan listrik,” kata Husni.

Ia menjelaskan, kawasan Lagoi dan Bintan Industrial Estate (BIIE) tidak termasuk dalam pemulihan tersebut karena kedua kawasan itu memiliki pembangkit listrik sendiri.

Husni memastikan, hingga saat ini belum ada informasi mengenai pemadaman lanjutan maupun pemeliharaan tambahan dari PLN Batam terhadap pembangkit yang telah kembali dioperasikan.

“Untuk Bintan dan Tanjung Uban, pasokan listrik kita murni dari Batam. Sampai sejauh ini belum ada pemadaman atau pemeliharaan lebih lanjut dari PLN Batam terkait pembangkit yang telah dioperasikan. Saat ini masih beroperasi normal,” ujarnya.

Ia juga membantah informasi yang sebelumnya beredar di masyarakat bahwa listrik hanya akan menyala selama tiga jam. Husni mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta menggunakan listrik dan air secara bijak.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Kami tidak menginginkan hal ini terjadi. Kami pun merasakan dampaknya, dan saat ini tim masih berjibaku memastikan semua bisa teraliri listrik secara normal,” katanya.

Baca Juga :  Wamen-dag Dyah Roro Esti Puji Ekspor Kelapa Bintan ke China: Potensinya Luar Biasa!

Pasokan Listrik RSJKO Engku Haji Daud Tetap Diupayakan

Terkait kondisi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, Husni mengatakan PLN Tanjung Uban telah berkoordinasi dan melakukan asesmen bersama pihak rumah sakit sejak hari pertama pemadaman.

Pada awal kejadian, rumah sakit telah menggunakan mesin genset untuk menjaga kebutuhan listrik tetap terpenuhi.

Untuk bagian pelayanan pasien kejiwaan di area belakang yang belum terjangkau cadangan listrik RSUD, PLN Tanjung Uban mengerahkan dua unit genset dari Tanjungpinang guna membantu memenuhi kebutuhan listrik.

Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan dan kebutuhan listrik pasien tetap terjaga selama gangguan pasokan berlangsung.

DPRD Bintan berharap pemulihan sistem kelistrikan dapat segera tuntas dan pasokan listrik kembali stabil di seluruh wilayah terdampak. DPRD juga meminta agar evaluasi menyeluruh dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. (dh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *