Rawan Kecelakaan dan Kriminalitas, Perbaikan Lampu Jalan Toapaya Asri Masih Menunggu Dana Provinsi

Bintan, Kepri, Peristiwa205 Dilihat

Bintan – Kondisi infrastruktur di Jalan Tanjung Uban Lama, Kelurahan Toapaya Asri, memprihatinkan. Selain aspal yang rusak dan berlubang, minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan tersebut kini menjadi momok bagi warga yang melintas, terutama pada malam hari.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan jalan terlihat di sejumlah titik strategis, mulai dari Persimpangan Gesek di depan SMP Negeri 17 Bintan, hingga akses menuju Kantor Camat dan Kantor KUA Toapaya. Selain lubang yang dalam, material pasir yang berserakan membuat jalanan menjadi licin dan membahayakan pengendara.

banner 728x90

Linda, salah seorang warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi kecelakaan dan tindak kriminalitas.

Baca Juga :  Terseret Arus Pasang, Turis Kazakhstan Berusia 56 Tahun Mengembuskan Napas Terakhir di Lagoi

“Kerusakan jalan ini kian membahayakan saat malam hari karena minimnya cahaya. Sangat rawan terjadi kecelakaan maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Linda kepada awak media, Senin (27/4) lalu.

Senada dengan Linda, Ana, seorang orang tua murid yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengaku harus ekstra waspada saat mengantar anaknya sekolah. Kondisi jalan yang tidak rata dipadu dengan debu dan pasir dianggap sangat berisiko bagi keselamatan siswa.

Terkendala Status Jalan dan Anggaran

Menanggapi desakan warga tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan klarifikasi. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan, M. Insan Amin, menjelaskan bahwa Jalan Tanjung Uban Lama merupakan jalan dengan status Jalan Provinsi.

Baca Juga :  Gunakan Air Baku Bukit Panglong, Pemkab Bintan Jamin Kualitas Air Bersih yang Didistribusikan ke Warga

Pihaknya mengaku telah melayangkan surat resmi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk segera mengambil tindakan. Namun, realisasi pengadaan PJU nampaknya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Untuk saat ini, anggaran pengadaan penerangan jalan umum di area Jalan Uban Lama belum dapat direalisasikan karena adanya efisiensi anggaran yang sedang berlangsung,” jelas Insan Amin, Selasa (5/5/2026).

Meskipun terbentur masalah efisiensi, warga berharap koordinasi antara Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri dapat segera membuahkan hasil nyata sebelum jatuh korban jiwa akibat jalan rusak dan gelapnya jalur utama Toapaya tersebut. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *